Kesalahan yang sering kita lakukan saat usia muda yang harus di hindari

Kesalahan masa muda sepertinya menjadi hal yang wajar. Masa muda memang adalah masa yang berapi-api seperti yang dibilang oleh bang roma irama. Selalu pengennya mencoba hal-hal yang baru. Ada yang bilang katanya tidak masalah nakal kalau masih muda yang penting pada saat tua kita bertobat.

Saya sendiri kurang setuju dengan pendapat itu. Kalau bisa baik dari sekarang kenapa harus nungguin waktu tua coba. Ntar kalau mati muda gimana? Mau dicelupin ke neraka?

kesalahan diusia muda

Waktu muda adalah waktu emas. Disini orang akan lebih mudah untuk belajar, mudah terombang-ambing, mudah tergoda, mudah marah pokoknya masa yang berapi-api itu istilah pasnya. Seharusnya di masa ini generasi muda harus di bimbing ke jalan yang benar jangan malah di biarkan rusak dan nakal. Karena anak muda kalau sekali mencoba itu pengen yang lebih. Ibarat nafsu semakin dituruti semakin liar.

Sekarang minum air putih, besok minta teh, besoknya lagi minta susu, besoknya lagi gak puas minta sirup begitu terus. Itulah sifat anak muda. Tapi kamu tahu gak sih ternyata ada kesalahan-kesalahan umum yang sering kita lakukan di masa ini dan kita sering tidak menyadarinya. Setelah saya pikir-pikir ternyata ada benarnya juga, kita kadang lupa dan tidak sadar telah melakukan kesalahan ini.

Berikut beberapa kesalahan-kesalahan yang biasa di lakukan anak muda:


1. Kurang peduli terhadap kesehatan

Kebanyakan anak muda tidak peduli terhadap kesehatan dirinya. Mentang-mentang badannya masih muda berarti masi bugar. Terlebih lagi bagi kaum mahasiswa yang kos-kosan. Bisa saja yang semula gemuk pulang jadi kurus, yang semula sehat pulang jadi sakit magh. Itu semua karena sedikit sekali dari yang mau menjaga kesehatan. Kenapa kurang peduli terhadap kesehatan?? Jawabannya hanya satu yaitu MALES.

Saya sendiri sebagai mahasiswa sering mengalami ini. Jadwal kuliah yang sibuk+tugas yang numpuk, pulang sudah sore capek. Kita jadi malas memasak dan ujung-ujungnya mie instan jadi sasaran. Waktu bangun pagi pun juga demikian, berangkat kuliah tidak sarapan. Kemudian sampai di kampus jam 1 atau jam 2 baru makan bahkan kalau lagi padat seharian gak makan.

Coba bayangin gimana gak sakit magh?

Kesehatan di masa muda juga akan mempengaruhi kebugaran tubuh kita nanti di saat tua loh. Kamu mau di saat usiamu baru 30 tahun tulang sudah keropos? Sudah magh akut? Tentu gak mau kan! Makanya sejak dini mari kita biasakan hidup dengan pola makan yang sehat meskipun sebagai anak kos.

2. Terlalu mengejar gelar

Banyak anak muda yang minder karena tidak punya gelar. Ingin bekerja jadi gak semangat gak punya title di namanya. Dalam bekerja yang diperlukan adalah skill atau keterampilan bukan gelar. Jadi kalau kamu gak punya gelar ataupun sejenisnya yang penting kamu punya keterampilan yang bisa di jual it’s ok. Jual keterampilan dan keahlian yang kamu miliki.

Banyak juga sekarang ini di kalangan mahasiswa sendiri yang menghalalkan berbagai cara demi mendapatkan gelarnya. Mulai dari yang semi haram sampai ke yang bener-bener haram. Pengen cepat-cepat lulus dapat gelar tidak peduli caranya bagaimana. Akhirnya nanti setelah lulus dapat gelar jadi pengangguran. Karena lulus dengan di paksa dan tidak membawa keahlian

3. Melupakan  ibadah

Ini yang paling banyak terjadi. Mereka biasa lupa bahwa ternyata hidup di dunia ini kita tidak seenaknya saja. Ada Tuhan yang mengatur dan menjadi sumber kehidupan. Kadang kita sebagai anak muda lupa akan hal itu, lupa akan kehidupan yang di berikan oleh Tuhan.

Kita tidak tahu seberapa lama akan hidup. Seperti kata imam syafi’i "Berapa banyak anak muda yang tertawa-tawa ketika sore dan pagi hari. Padahal kain kafannya sedang dijahit, sedang dia tidak menyadari".  Oleh karena itu mulai sekarang mumpung masih muda mari kita perbanyak beribadah dan memperbaiki perilaku yang buruk. Sebelum semuanya terlambat dan sebelum kita menyesal.

4. Mudah larut dalam masalah dan menganggap dirinya tidak berharga

Kalau masalah ini erat kaitannya dengan cinta. Anak muda sudah tidak asing lagi dengan yang namanya cinta. Bahkan jaman sekarang mungkin sejak SD sudah tahu apa itu cinta. Tapi ada hal yang sangat di sayangkan apabila sedang putus cinta, ditolak, disakiti, di phpin dll.

Mental mereka kadang down. Sehingga muncul pikiran, tidak mau makan, berpikir bahwa dirinya tidak berharga, mengurung diri dan bahkan yang lebih parah lagi ingin bunuh diri. Hih.. serem banget. Gara-gara cinta sampai nekat begitu.

Coba kembali kita ingat generasi muda itu adalah harapan bangsa dan orang tua. Kita sebagai generasi muda adalah satu-satunya harapan orang tua. Orang tua pengen liat anaknya sukses lebih baik dan tidak menderita seperti dirinya. Minimal cobalah ingat orang tua yang sudah susah payah membesarkan kamu sampai sebesar sekarang terus tiba-tiba saja kamu pengen nekat bunuh diri. Oh TIDAK!

5. Berfoya-foya mengahabiskan uang dari orang tua

Bagi kaum muda tentu hal yang di senangi adalah menghabiskan uang. Entah itu jalan-jalan, makan, nongkrong, dll. Mungkin hal ini gak ada masalah bagi orang tuanya yang kaya raya semacam bill gates. Tapi bagi orang yang punya orang tua biasa-biasa saja kayak saya. Mau habiskan uang?? Adduhh,, Ingat orang tua di rumah banting tulang, keringatan dari pagi sampai siang dan justru kita hanya enak-enak duduk manis mengahabiskan uang? Sungguh ironis.

Siapa sih yang gak suka habiskan uang, sebenarnya semua mau. Tapi kita juga harus berpikir. Bahwa di balik itu ada orang tua yang menangis kebingungan apabila tidak ada uang untuk anaknya dan rela bahkan sampai tidak makan demi anaknya. Kalau uang yang kamu habiskan punyamu sendiri itu sih gak jadi masalah. Karena hasil jerih payah sendiri. Tapi kalau yang masih numpang jadi tanggungan orang tua? Mending jangan deh. Kasian orang tua dirumah.

Bagi yang punya orang tua kaya. Meskipun orangtuamu itu sangat kaya raya sekalipun. Kamu harus bijak dalam menggunakan uang karena tidak selamanya orang tuamu akan kaya. Bisa saja esok harinya jatuh bamgkrut terus jadi miskin. Kalau terbiasa habisin uang orang tua, orang tua gk punya uang. Terus uangnya siapa lagi mau kamu habiskan. Lebih baik kita hidup apa adanya daripada harus berpura-pura kaya tapi sebenarnya miskin.

Mulai sekarang ayok kita perbaiki diri kita. Belajar dari beberapa kesalahan diatas. Supaya kita bisa menjadi pemuda yang berguna dan membuat orang-orang di sekitar kita merasa bangga karena telah mengenal kita. Sekian mudah-mudahan bermanfaat.

Advertisement