Skip to main content

Cara Kompres File Gambar Postingan Blog Hingga 70% Mudah dan Offline

Gambar merupakan salah satu sumber byte terbesar yang didownload dalam sebuah halaman web. Dengan mengoptimalkannya kita bisa menghemat banyak byte dan mempercepat perenderan konten pada halaman web.

Ilya Grigorik (web performance engineer google) menyatakan bahwa Optimalisasi gambar adalah seni dan sains. Seni karena tidak ada satu jawaban pasti mengenai cara terbaik mengompresi satu gambar, dan sains karena ada banyak teknik dan algoritme yang dapat mengurangi ukuran sebuah gambar secara signifikan.

Kompres Gambar Lossy vs Lossles


Kompresi lossy adalah membuang sebagian data untuk mewakili konten. Contohnya seperti kompres pada gambar dengan teknik menghapus warna yang identik (mengurangi jumlah bit). Sedangkan kompresi lossless adalah tanpa membuang data untuk mewakili konten. Contohnya pada kompresi file zip (ketika file di dekompresi maka file harus identik dengan file asli).

Dikarenakan cara kerja mata, maka gambar lebih cocok dikompres dengan cara lossy. File gambar yang dikompres menggunakan teknik lossy menghasilkan file terkompresi yang lebih kecil dibandingkan dengan teknik lossless dan juga hasilnya tidak jauh berbeda dari gambar asli.

Format gambar apa yang bagus digunakan untuk postingan blog?

Terserah Anda mau gunakan file gambar format apa. Namun saya lebih suka menggunakan format PNG. Khususnya untuk gambar postingan artikel blog.

Kenapa saya tidak menggunakan file jpeg?

Salah satu alasan saya tidak menggunakan gambar dengan format jpg adalah karena gambar jpg mempunyai batas kompres yang masih besar. Selain itu, menurut saya jpeg hanya cocok jika digunakan dalam hal photograpy dan gambar realistis lainnya. Sedangkan untuk artikel blog atau gambar lain yang tidak membutuhkan tingkat resolusi tinggi sudah cukup menggunakan png. Selain hasil kompresi ukurannya kecil, gambarnya juga masih terlihat bagus dan tidak pecah.

Bukannya ada format yang lebih bagus untuk gambar postingan blog?

Iya, memang sudah ada Webp. Namun menurut saya penerapannya di blogger yang masih ribet jadi saya tidak menggunakannya. Itulah alasan saya kenapa memilih format png.

Cara kompres gambar postingan blog hingga 70%


Perlu diperhatikan, bahwa cara kompres gambar yang saya bagikan ini hanya berlaku jika file yang Anda gunakan adalah format png. Cara ini juga tidak berlaku untuk file hasil convert (file awal jpg kemudian Anda konversi ke png). Jadi Anda harus membuat file png tersebut dari awal bukan dari hasil convert.

Teknik kompres ini menggunakan command line pngquant. Program ini mengklaim mampu mengurangi file ukuran file gambar format png secara signifikan seringkali sebesar 70%.

Berikut langkah-langkahnya:

1. Download program pngquant di https://pngquant.org/. Jika Anda pengguna windows pilih command line binary for windows.

2. Ekstrak file tersebut.

3. Silahkan drag file gambar (format png) yang ingin Anda kompres ke file bacth yang bernama "Drag PNG here to reduce palette automatically". Maka otomatis gambar akan terkompresi dan tersimpan di folder gambar aslinya.

Berikut adalah perbandingan hasil kompres pngquant dengan tool kompres online tinypng. Perhatikan pada bagian yang saya lingkari warna merah. Cukup lumayan kan bisa 1.7kb lebih baik dari tool online.
cara kompres gambar hingga 70%

Bagaimana? sangat mudah sekali bukan? Sekian artikel tentang cara kompres ukuran gambar postingan blog hingga 70%. Jika Anda mempunyai tool lain yang lebih baik dari ini. Silahkan berbagi melalui kolom komentar.

Tidak selamanya kompres gambar menggunakan cara ini lebih baik dari tools online. Terkadang ada kondisi dimana tools online juga lebih baik. Namun berdasarkan percobaan yang saya lakukan selama ini, keduanya memiliki kemampuan yang hampir sama.

Referensi:
https://developers.google.com/web/fundamentals/performance/optimizing-content-efficiency/image-optimization
author photo Published by:
Comment Policy: Silahkan berkomentar, kami pasti akan membalas komentar Anda. NO #linkaktif dan #promosi!.
Buka Komentar
Tutup Komentar

Coba aplikasi TediEka.com

Tambahkan aplikasi TediEka di smartphone tanpa install, buka TediEka dengan browser Chrome di smartphone. Kemudian klik ikon titik tiga di browser dan pilih "Tambahkan ke layar utama". Selanjutnya klik aplikasi TediEka dari layar utama smartphone Anda.