Cara Buka Toko di Tokopedia (LENGKAP, MUDAH dan GRATIS)

Lagi cari cara buka toko di Tokopedia?

Semua infonya ada pada halaman ini.

Dengan materi ini, kamu akan:

  • Tahu cara nge-boost bisnismu.
  • Masuk ke pasar e-commerce yang lagi HYPE.

Toped tuh pasar online yang paling top di Indonesia. Jadi, gak ada alasan buatmu untuk ngelewatin kesempatan ini.

Yuk pelajari caranya…

Dengan beberapa langkah yang simple, kamu bisa merambah jutaan pelanggan dari berbagai pelosok Indonesia.

Kenapa Buka Toko di Tokopedia?

Karena Tokopedia merupakan inovasi yang menghilangkan berbagai kendala dalam transaksi online.

Alasan lebih detailnya yaitu:

  • Dukungan Komprehensif: Tokopedia bukan cuma tempat buat pajang produk aja. Ada bantuan layanan pelanggan, program edukasi penjual, sampe komunitas penjual buat tuker ide dan trik terbaik.
  • Analisis Data: Tokopedia punya tools analisis data yang keren buat ngertiin perilaku pelanggan, lacak tren penjualan, dan optimalkan penempatan produk buat hasil yang lebih oke. Pendekatan berdasarkan data ini bisa banget ngasih tambahan nilai buat keputusan dan strategi bisnis.
  • Beragam Pilihan Pembayaran: Dengan Tokopedia, kamu bisa akses berbagai opsi pembayaran yang cocok buat selera pelanggan. Ada transfer bank, kartu kredit, layanan dompet elektronik, sampe bayar pas barang udah sampe depan rumah pembeli.
  • Logistik Terintegrasi: Tokopedia punya kerjasama sama beberapa penyedia logistik, jadi ngatur pengirimannya itu mudah. Termasuk pelacakan pengiriman, dan mastiin distribusi barang-barang jualanmu berjalan dengan lancar cukup dengan satu platform.
  • Optimasi Mobile: Karena orang Indonesia doyan banget pake HP, aplikasi mobile Tokopedia di-optimalkan buat pengalaman belanja yang nyaman. Bagi penjual, ini berarti bila tokomu itu bisa terakses kapanpun sama pelanggan. Dengan begitu, peluang terjadinya penjualan makin besar.
  • Perlindungan Penjual: Tokopedia ngejaga penjual dari transaksi palsu dan chargeback. Fitur keamanan ini ngebuatmu bisa fokus dalam ngejalanin bisnis.
  • Toko yang Bisa Dikustomisasi: Kamu bisa kostumisasi toko Tokopedia buat mencerminkan identitas brand-mu sendiri. Mulai dari nambahin banner, kostumisasi tata letak produk, sampe bikin kampanye promosi di dalam platform.
  • Update Rutin dan Fitur Baru: Tokopedia selalu ngelakuin update pada platformnya dengan fitur dan tools baru yang sesuai tren terkini e-commerce. Ini buat pastiin toko online-mu tetap kompetitif dan relevan.
Baca juga: Cara Mengisi Alamat di Tokopedia (MUDAH + CEPAT + LENGKAP)

Dari poin-poin ini, jelas banget kalo Tokopedia ngasih lingkungan yang solid buat penjual bisa sukses dalam era pasar online. Ini bukan cuma soal gampangnya ngebuka bisnis, tapi juga soal pertumbuhan serta menjaga bisnis-mu itu dengan bantuan platform yang ngertiin kebutuhan penjual dan pembeli.

Apakah Bisa Buka 2 Toko di Tokopedia?

Apakah Bisa Buka 2 Toko di Tokopedia?

Berdasarkan info yang ada, Tokopedia punya panduan khusus tentang ketentuan buat buka toko di platform mereka:

  • Satu KTP, Satu Toko: Satu Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia cuma bisa dipake buat buka satu toko Tokopedia.
  • Satu Akun, Satu Toko: Satu orang cuma bisa buka satu toko per akun. Jadi, kalo udah punya toko yang terhubung dengan akun personalmu (akun biasa buat belanja), nggak bisa nambah toko yang lain pake akun yang sama.

Penerapan aturan-aturan ini ialah tuk ngejaga praktik yang adil dan mencegah penyalahgunaan platform.

Kalo kamu pengen buka beberapa toko di Tokopedia, kamu perlu akun dan KTP yang beda buat setiap toko. Ingat, penting banget buat ngikutin syarat dan ketentuan Tokopedia buat ngejaga performanya sebagai marketplace yang terpercaya dan efisien buat semua pengguna.

Cara Buka Toko di Tokopedia Lewat Hp

Jika kamu sudah punya niatan untuk membuka toko pada marketplace Tokopedia, maka ada beberapa tahap yang mesti kamu lakukan.

Agar penjelasannya runut, maka akan kami anggap bila kamu belum punya akun Tokopedia.

Cara Buka Toko di Tokopedia Lewat Hp
Baca juga: 3 Cara Membatalkan Pesanan Toko Online – Awas, Jangan Salah Langkah dan Rugi Besar!

Ya, kalau ingin buka toko online di Tokopedia, kamu mesti punya akun Tokopedia-nya dulu. Ini akun yang biasa, yang kamu perlukan bila ingin belanja di Toped.

Langkah Pertamanya (kalau kamu sudah punya akun ini, skip dan langsung ke langkah yang ke-2):

Bikin Akun Pembeli Toped

cara buka akun toko di tokopedia dengan bikin akun pembeli terlebih dahulu

1. Buka aplikasi, terus daftar. Untuk registrasi, kamu bisa pake nomor hp atau email. Masukkan salah satunya, lalu tap tombol Selanjutnya.

2. Pilih metode verifikasi, untuk contoh ini, proses verifikasi akan memakai metode SMS. Kalau kamu pakai email bisa juga.

3. Masukkan kode verifikasi yang masuk via SMS. Bila kode-nya belum masuk, silakan tekan opsi Kirim Ulang agar Toped ngirim lagi kodenya.

Bikin Akun Pembeli Toped

4. Kode verifikasi ini terdiri atas 4 buah digit angka. Masukkan dengan benar agar kamu bisa lanjut ke tahap yang selanjtunya.

5. Lanjutkan proses registrasi dengan memasukkan nama lengkap kamu. Ketik dengan benar setiap katanya, nama ini adalah nama yang sama dengan nama yang tertera pada rekening bank milikmu.

6. Selesai, silakan coba Tokopedia-mu, apakah aplikasi berjalan dengan lancar atau mengalami lag.

Cara Membuka Toko di Tokopedia

Cara Membuka Toko di Tokopedia
Baca juga: 13 Kode Virtual Account OVO (Saldo PASTI Masuk Tanpa DRAMA)

Buka toko di Tokopedia tuh proses yang gampang.

Meski mudah, jangan anggap remeh segala fitur yang Tokopedia berikan. Kamu mesti manfaatkan itu untuk potensi tokomu.

1. Tekan ikon 3 baris garis horisontal, yang kamu lihat pada pojok kanan aplikasi Tokopedia-mu.

2. Pilih opsi ‘Buka Toko Gratis’. Nanti kamu akan terpandu ke halaman buka toko yang mana kamu bisa mulai prosesnya.

3. Pada gambar ke-3 terlihat bila Toped langsung menyambut keinginan kamu untuk berdagang dalam platform mereka. Tekan lagi tombol hijau untuk membuat toko.

nama toko dan domain tokomu di toped

4. Nama dan domain toko. Pilih nama toko dan domain yang unik dan gampang untuk customer inget, karena ini nggak bisa kamu ubah lagi nanti. Ini bakal jadi identitas tokomu dalam marketplace Tokopedia dan juga jadi URL buat pelanggan yang nyari toko dan produkmu.

5. Cari lokasi. Pada bagian ini tuliskan nama jalan, perumahan atau nama gedung tempatmu. Ini untuk proses logistik ya. Di sini kurir bakal ngejemput barang yang ingin kamu kirim, jadi pastiin ada detail kayak nama jalan, nomor bangunan, RT RW, kecamatan, dan kode pos.

Selesai…

Setelah bikin toko, cepet-cepet tambahin produk. Kalo gak ada produk yang masuk dalam 90 hari, toko bakal kehapus secara permanen.

Menghadirkan produk yang menarik pada etalase toko merupakan langkah penting buatmu untuk narik perhatian pelanggan dan dapet penjualan.

Catatan Tambahan Cara Buka Akun Toko di Tokopedia

  • Verifikasi Penjual: Agar kepercayaan pelanggan bertambah, Tokopedia minta penjual buat verifikasi identitas. Ini melibatkan foto depan KTP dan proses verifikasi wajah lewat aplikasi. Langkah ini penting buat keamanan dan nambahin kredibilitas toko.
  • Status Power Merchant: Kalo tokomu udah terverifikasi, kamu bisa jadi Power Merchant. Status ini ngasih keuntungan kayak akses ke fitur promosi, kredit TopAds ekstra, dan kuota Broadcast Chat buat promosi ke calon pembeli.
  • Pengguna Aktif: Tokopedia punya lebih dari 90 juta pengguna aktif setiap bulan, jadi pelanggan potensial buatmu bakal banyak banget, ngejamin adanya trafik tinggi dan potensi penjualan.
  • Layanan Terintegrasi: Tokopedia punya layanan terintegrasi kayak kalkulasi otomatis ongkos kirim dan pilihan pengiriman, bikin proses jual-beli jadi lebih efisien.
  • Gratis Buka Toko: Gak ada biaya admin atau deposit yang perlu kamu bayar buat buka toko di Tokopedia, jadi bisa keakses semua orang yang mau mulai bisnis.
  • Dukungan Promosi: Tokopedia sering banget ngadain kegiatan promosi ke berbagai media buat narik pengunjung ke platformnya. Ini berarti tokomu dapet keuntungan dari usaha pemasaran Tokopedia tanpa perlu budget promosi besar-besaran.

Dengan ngerti dan manfaatin adanya keistimewaan itu, kamu bisa setup dan atur tokomu dengan efektif. Ingat, kunci sukses pada e-commerce tuh ialah ngasih pengalaman belanja yang oke buat pelanggan, sambil terus ngatur tokomu dengan efisien.

Baca juga: 19+ Dompet Digital TERBAIK (Aplikasi No.1 Indonesia & Dunia)

Btw, proses pembuatan toko bisa juga kamu lakukan dengan aplikasi khusus dari Toped yang bernama Tokopedia Seller.

Cara Upload Barang Jualan ke Etalase Toko Tokopedia

Cara Upload Barang Jualan ke Etalase Toko Tokopedia

Agar bisa menerima pesanan di toko Tokopediamu, sangat penting untuk secepatnya menambahkan barang jualanmu pada etalase. Masalahnya, kalau kamu tak ngisi etalase dalam 90 hari sejak bikin toko, maka tokomu bisa terhapus oleh sistem.

Mau tak mau harus balikan lagi dari awal bikin tokonya.

Gimana cara upload produk yang ingin kamu jual? Ikuti langkah berikut:

1. Akses tokomu, lalu tap tambahkan produk.

2. Upload image maupun video dari barang yang ingin kamu jual. Maksimalnya 5 buat foto serta 1 buah video.

3. Input berbagai info seputar barang tersebut. Misalnya nama barangnya apa, masuk ke kategori mana serta spesifikasinya.

4. Jelaskan tentang barang tersebut pada kolom deskripsi. Termasuk juga kondisinya, apakah new atau second.

5. Bila ada tipe atau variannya, gunakan fitur yang Toped sediakan. Lalu tentukan pula harga produknya. Jangan lupa adanya ketentuan biaya admin dari Toped, kami sudah sertakan tentang hal itu juga pada artikel ini, plus adanya aturan pajak yang mungkin perlu untuk kamu ketahui.

6. Berikan kejelasan stok dari barang. Ada berapa jumlah item dari produk tersebut yang kamu punya.

7. Hal penting yang mesti kamu perhatikan lagi dalam tahap mengisi etalase ini ialah akurasi berat dari produkmu. Ingat, bukan berat netto ya, tapi berat setelah si produk kamu kemas. Ini penting agar sesuai dengan aturan berat dan dimensi dari pihak ekspedisi pengiriman.

Baca juga: 99% SUKSES Cara Transfer MTix ke ShopeePay Paling Jitu

8. Ada opsi asuransi yang bisa kamu aktifkan, ini demi keamanan produk selama pengiriman.

9. Bisa juga kamu tentukan barang sebagai produk Pre Order jika stok-nya tak selalu ready atau memang produk yang terbatas.

Info Tambahan Cara Upload Produk ke Etalase Toko Toped

  • Kategorisasi Produk: Pastikan produkmu masuk dalam kategori yang benar untuk muncul dalam hasil pencarian yang tepat dan menarik target audiens yang sesuai.
  • Optimasi SEO: Gunakan kata kunci yang relevan dalam judul dan deskripsi produkmu untuk meningkatkan visibilitas dalam hasil pencarian.
  • Strategi Penetapan Harga: Pertimbangkan biaya administrasi dan pajak Tokopedia saat menetapkan harga produk untuk menjaga profitabilitas.
  • Manajemen Inventaris: Selalu perbarui informasi stokmu untuk menghindari kelebihan persediaan dan memastikan pengalaman pelanggan yang baik.
  • Promosi dan Diskon: Manfaatkan alat promosi Tokopedia untuk menawarkan diskon dan menarik lebih banyak pembeli.

Cara Atur Buka Tutup Toko di Tokopedia

Cara Atur Buka Tutup Toko di Tokopedia

Nge-handle jadwal operasional tokomu itu penting banget buat menjaga keseimbangan antara waktu pribadimu dan ekspektasi pelanggan.

Tokopedia punya fitur yang bernama Atur Jadwal Operasional Toko. Fitur ini bermanfaat untuk:

  • Jam Buka-Tutup Toko: Menentukan jam operasional harian toko adalah penting. Ini memberi tahu pembeli kapan pesanan akan diproses, membantu mengatur ekspektasi mereka, dan mengurangi kemungkinan ketidakpuasan pelanggan karena pesanan yang belum kamu proses karena di luar jam tersebut.
  • Jadwal Libur Toko: Kamu bisa atur rutinan libur mingguan dan periode libur panjang. Saat libur mingguan reguler, kamu bisa pilih apakah pembeli masih bisa pesan. Untuk libur panjang, pesanan sementara takkan masuk, ini penting ketika kamu butuh istirahat lama tanpa khawatir ada pesanan baru yang masuk. Ini memastikan reputasi toko kamu tetap baik selama absen.
  • Jadwal Buka Kembali Setelah Libur: Saat membuka kembali toko setelah libur, penting banget untuk pertimbangkan waktunya. Buka toko saat jam sepi bisa hindari risiko kelebihan beban pada sistem. Note: saat produk jualanmu belum tampil kembali setelah buka, hindari memainkan fitur “Buka” dan “Tutup” berturut-turut. Ini membuat sistem tidak memprioritaskan tokomu.
  • Pengaturan Otomatis: Mengatur jadwal otomatis untuk menutup dan membuka toko bisa hemat waktu dan lebih konsisten. Fitur ini ngasih kamu kemudahan buat ngerancanain waktu, dan menjalankan toko sesuai dengan jadwal tanpa intervensi manual.
Baca juga: 3 Cara Transfer LinkAja ke ShopeePay (Ga Pake PENDING)

Informasi Tambahan dalam Mengatur Jadwal Operasional Toko

  • Komunikasikan dengan Pelanggan: Gunakan sistem pesan Tokopedia untuk memberi tahu pelanggan tentang jadwal operasional kamu. Ini bisa termasuk pesan otomatis yang memberi tahu kapan toko aktif merespons atau jadwal memproses pesanan.
  • Kontak Darurat: Sediakan metode kontak darurat untuk pertanyaan pelanggan yang mendesak di luar jam operasional. Ini bisa berupa chatbot atau formulir kontak alternatif yang mengumpulkan pertanyaan pelanggan untuk kamu tanggapi saat tokomu buka kembali.
  • Metrik Kinerja: Tokopedia nyediain banyak fitur dan data buat kemajuan tokomu. Salah satunya ialah kapan tokomu rame. Artinya, kamu bisa optimalin jadwal operasional berdasarkan pola aktivitas pelanggan. Menganalisis waktu puncak untuk pesanan dan pertanyaan bisa membantu kamu menyesuaikan jadwal dengan lebih efisiensi.

Dengan memasukkan wawasan tambahan ini, kamu akan punya pertimbangan lebih untuk mengelola jadwal operasional tokomu dengan efektif.

Yakin fitur ini penting?

Pastinya…

Fitur ini ngasih layanan pelanggan yang luar biasa sambil menjaga kesejahteraan pribadi kamu. Ya, kayak sepele. Padahal fitur ini ada untuk menciptakan model bisnis yang langgeng, menghormati waktumu, dan memenuhi ekspektasi pelanggan.

Paham?

Good… ^^

Keuntungan Pake Pengaturan Jadwal Toko Tokopedia

Keuntungan Pake Pengaturan Jadwal Toko Tokopedia
Baca juga: Kode BRIVA ShopeePay + 4 Metode Transfernya (ANTI GAGAL)

Ini adalah alat hebat yang ngebantu banget buat ngelola tokomu.

Lebih detail lagi mengenai manfaatnya yaitu:

1. Kesadaran Pembeli: Adanya waktu operasional toko yang jelas, membuat customer-mu paham kapan bisa mengharapkan respons atas pertanyaan maupun orderan yang mereka lakukan. Dengan begitu, customer takkan merasa teracuhkan dan tetap tenang dalam menunggu pesanannya kamu proses.

2. Manajemen Pesanan Efisien: Kamu bisa mengatur alur kerjamu dan memproses pesanan dengan lebih efisien. Ini ngebantu banget buat menjaga waktu pemrosesan yang konsisten, dalam meningkatkan kinerja toko secara keseluruhan.

3. Waktu Pengiriman yang Konsisten: Bagi penjual yang menggunakan layanan Pengambilan Kurir, menentukan jam operasional memastikan kurir menjemput paket dalam jangka waktu yang konsisten. Ini menghasilkan proses logistik yang lebih lancar dan pengiriman yang tepat waktu.

4. Balasan Otomatis: Pakai fasilitas chat bot untuk membalas pesan customer yang muncul di luar jam kerja. Usahakan memberikan keterangan jam operasional pada pesan otomatis itu agar customer mendapat ketentuan untuk mendapat respons yang lebih baik pada waktu operasionalmu.

5. Perlindungan Skor Kinerja: Skor toko seringkali jadi bahan pertimbangan customer untuk bertransaksi. Oleh karenanya, skor tersebut harus kamu lindungi. Dengan menentukan jam operasi, skor takkan terpengaruh negatif oleh pesan dan order yang masuk di luar waktu operasional toko. Dengan kata lain, tokomu takkan Tokopedia anggap telat dalam merespon.

6. Gak Perlu Nolak Order dengan Terpaksa: Kamu tidak perlu menolak pesanan yang masuk selama libur panjang. Customer akan melihat status tokomu yang libur, begitupun akan ditegaskan oleh sistem Toped. Bila minat pembelinya bertahan, dia akan kembali lagi pada jadwal tokomu buka.

7. Fitur Libur Rutin Bisa Tetap Nerima Order: Pada hari libur biasa atau rutin, customer tetap dapat melakukan order ke tokomu. Kamu bisa memproses pesanan tersebut segera setelah toko kembali aktif, dan menjaga momentum bisnis tetap berjalan.

Ketentuan Buka Tutup Toko Toped-mu

Step Mengatur Buka Tutup Toko di Tokopedia
Baca juga: 5+ Kode Virtual Account ShopeePay (isi UANG Secepat KILAT)

Ada 3 hal penting:

  • Waktu Proses Pesanan: Penting banget untuk memproses semua pesanan yang masuk sebelum toko mulai libur panjang dan yang diterima selama libur rutin dalam batas waktu sesuai ketentuan yang berlaku. Komitmen untuk memproses pesanan tepat waktu ini sangat krusial untuk menjaga kepuasan pelanggan dan memastikan kualitas layanan toko kamu tetap tinggi.
  • Partisipasi dalam Kampanye: Toko yang sedang libur tidak memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam kampanye Tokopedia. Misalnya, tokomu tadinya akan ikutan Flash Sale, maka keikutsertaanmu itu dengan sendirinya akan batal ketika toko kamu sedang liburan pas hari kampanye. Kebijakan ini untuk memastikan bahwa kampanye berjalan lancar dan hanya melibatkan toko yang aktif, yang mana amat penting untuk kesuksesan acara promosi yang dilangsungkan Tokopedia.
  • Konsistensi Zona Waktu: Semua waktu terkait fitur jadwal operasional toko mengikuti Zona Waktu Indonesia Barat (WIB). Standarisasi ini penting agar konsisten. Ini memastikan semua penjual beroperasi dengan jadwal yang sama, dan memudahkan aktivitas belanja customer.

Step Mengatur Buka Tutup Toko di Tokopedia

Memakai fitur ini akan menambah transparansi dan profesionalisme tokomu di Tokopedia.

Jadwal operasional tokomu tampil dengan jelas pada bagian atas Halaman Toko, dan Halaman Produk kamu di Tokopedia. Ini memungkinkan pembeli melihat, apakah toko kamu sedang libur, kapan akan dibuka kembali, dan jam operasional harian kamu.

Untuk mengatur jadwal toko kamu, kamu perlu:

1. Masuk ke Halaman Penjual Tokopedia dan pilih ‘Jadwal Operasional Toko’.

2. Tentukan apakah akan menetapkan jam operasional harian atau tanggal tertentu untuk libur panjang jika kamu berencana mengambil cuti lebih lama.

3. Opsi Jam Operasional Harian. Buat pengaturan waktu kerja harian, kamu bisa milih dari beberapa pengaturan seperti:

  • Buka 24 Jam
  • Buka pada waktu tertentu (memungkinkan kamu memilih jam buka dan tutup yang sesuai dengan operasional kamu)
  • Libur rutin per minggu (pembeli masih tetap bisa order ke tokomu)
  • Libur panjang (pembeli harus nunggu tokomu buka kalau ingin order)

4. Untuk libur panjang, kamu mesti milih tanggal mulai dan berakhir waktu liburanmu. Setelah tanggal berakhir, jadwal libur panjangmu akan otomatis berakhir, dan operasional toko akan kembali sesuai dengan jam operasional harian yang kamu tentukan.

Baca juga: 9 Cara Transfer OVO Tanpa Upgrade (UANG Tetap LANCAR)

Berapa Biaya Admin Jualan di Tokopedia?

Berapa Biaya Admin Jualan di Tokopedia?

Ketika kamu mempertimbangkan untuk jualan dengan Tokopedia, penting untuk paham tentang struktur biaya administrasi. Tokopedia, seperti banyak marketplace lainnya, mengenakan biaya administrasi untuk setiap transaksi. Biaya ini dikenakan baik pada penjual maupun pembeli untuk setiap transaksi berlangsung dalam platform mereka.

Kategori GrupBiaya Layanan (Per Produk Terjual)
Power Merchant Pro & Power MerchantRegular Merchant (Setelah transaksi ke 100)
Grup 14,50%3,80%
Grup 23,80%3%
Grup 33,10%2,60%
Grup 41,80%1,60%
Grup 52%1%

Seperti yang kamu lihat pada tabel, biaya administrasi dari Tokopedia bukan dalam bentuk jumlah tetap, melainkan berdasarkan persentase per kategori produk. Besar persentasenya bervariasi, tergantung pada tingkat keanggotaan penjual di Tokopedia, yang mana terdiri dari tiga tingkat.

3 Tingkat Seller Toped

Biaya administrasi di Tokopedia adalah aspek penting yang perlu kamu pertimbangkan, sebagai bagian dari strategimu dalam menentukan harga.

Ya, biaya admin bakal ngaruh ke margin keuntungan kamu.

Nilai biayanya sendiri akan bergantung pada kategori produk yang kamu jual, dan tingkat seller Toped-mu.

Baca juga: Cara Menulis Alamat Paket (J&T, JNE LENGKAP)

Yakni:

1. Merchant Reguler: Cocok buat pemula yang baru berjualan. Tingkatan ini mendapat pembebasan biaya admin untuk 100 kali transaksi pertamanya. Termasuk dapat fasilitas gratis ongkir juga agar mendapatkan pembeli.

2. Power Merchant: Level ini mendapat fitur serta fasilitas yang lebih banyak daripada Merchant Reguler. Lencana terverifikasi yang muncul pada nama toko juga membuat kredibilitas tokomu naik. Lalu, produkmu dapat posisi yang lebih baik dalam peringkat pencarian produk. Begitupun untuk kapasitas etalase yang lebih banyak berkisar 200 – 5000 item.

Untuk mendapatkan status Power Merchant, kamu harus verifikasi identitasmu dengan KTP, serta punya skor kinerja toko minimalnya 60.

Setiap bulan, Toped melakukan evaluasi pada performa toko. Bila kinerjanya bagus, toko Power Merchant bisa mendapat kenaikan level ke Pro.

3. Power Merchant Pro: Level seller paling tinggi dan eksklusif. Penjual dengan status ini mendapat biaya ongkir yang lebih hemat, posisi produk yang lebih tinggi dalam hasil pencarian, tarif ongkir pengiriman instant / same day yang lebih murah, lencana yang lebih mewah, Tokopedia Care dll.

Persyaratannya ialah mesti menyelesaikan minimal 3 pesanan terlebih dahulu, dapet laba bersih minimal 350rb, serta skor minimum toko 70.

Nah…

Penting bagi penjual untuk mengetahui biaya ini, dalam mengelola bisnis mereka dengan lancar dan menjaga keuntungan tokonya. Selain itu, memanfaatkan fasilitas dari bermacam level seller ini dapat membantumu mengembangkan bisnis dan mendapatkan keunggulan kompetitif dalam persaingannya dengan seller yang lain.

Ketentuan Pajak Seller Tokopedia

Ketentuan Pajak Seller Tokopedia
Baca juga: Cara Transfer NeoBank ke OVO (Gak Pake Lama)

Nah, kalau kamu jadi penjual di Tokopedia, penting banget buat paham soal pajak dan biaya administrasi yang terkait dengan transaksi kamu. Kebijakan pajak Tokopedia sejalan dengan regulasi pemerintah Indonesia, yang bertujuan mendukung usaha kecil dan menengah (UKM) serta memastikan kepatuhan pajak.

Poin-poin pentingnya yaitu:

  • Pembebasan Pajak: Penjual dengan omzet kotor tahunan hingga Rp 500 juta bebas dari pajak penghasilan final sebesar 0,5%. Pembebasan ini merupakan bagian dari Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Pajak (UU HPP). Ini bertujuan meringankan beban pajak bagi bisnis kecil.
  • Penerbitan Faktur Pajak: Penjual yang belum terkonfirmasi sebagai Pengusaha Kena Pajak (Non PKP) tidak perlu memiliki Faktur Pajak. Lain lagi dengan penjual yang sudah kena pajak atau termasuk kategori PKP, yang mana mesti melampirkan NPWP maupun NIK pada akun penjual mereka buat penerbitan faktur pajaknya.

Ngehargai ketentuan pajak dan biaya administrasi ini merupakan hal yang penting buatmu sebagai penjual. Tetap update dengan regulasi ini membantumu menghindari masalah hukum dan menjaga kesehatan keuangan bisnismu.

Detail Kategori Produk Tokopedia

Biaya administrasi yang Tokopedia berlakukan tuh kayak kunci utama buat para penjual, soalnya langsung nyentuh keuntungan dari tiap transaksi. Biayanya terhitung sebagai persentase dari harga jual dan beda-beda nilainya, tergantung dari kategori produknya.

Nah, karena itulah kategorisasi produk yang bener itu penting banget buat penjual, supaya biayanya pas.

Kategori Barang untuk Jualanmu di Toped

Buat bahan pengetahuanmu, ini dia rincian lengkapnya buat kelompok kategori dan jenis produk yang ada dalam marketplace Toped:

1. Kelompok Kategori 1: Macem-macem barang ada di sini, mulai dari buku, peralatan dapur, elektronik, HP & tablet, barang bayi & ibu, kamera, makanan & minuman, mainan & hobi, alat kantor & alat tulis, otomotif, olahraga, perawatan tubuh, perlengkapan pesta & kerajinan, tools, perlengkapan rumah, tur & travel, dan lain-lain.

2. Kelompok Kategori 2: Isinya barang-barang seperti peralatan dapur, elektronik, film & musik, gaming, barang bayi & ibu, kamera, kesehatan, komputer & laptop, mainan & hobi, makanan & minuman, kantor & alat tulis, otomotif, perawatan hewan peliharaan, perlengkapan pesta & kerajinan, dan tools.

3. Kelompok Kategori 3: Produk di sini melibatkan peralatan dapur, elektronik, fashion anak & bayi, fashion wanita, gaming, HP & tablet, kecantikan, komputer & laptop, logam mulia, makanan & minuman, olahraga, otomotif, tools, dan properti.

4. Kelompok Kategori 4: Kelompok ini lebih spesifik, cuma nge-cover HP & tablet.

5. Kelompok Kategori 5: Produk di sini khususnya otomotif (mobil dan motor).

Baca juga: Cara Transfer Matic Polygon TokoCrypto (3+ Anti KOIN Hangus)

Kenapa pengetahuan akan kategori-kategori tersebut penting?

Karena:

  • Penempatan Produk: Naro produk di kategori yang bener itu penting banget, karena kalo salah tempat, bisa bikin biayanya jadi nggak akurat.
  • Pengaruh Biaya ke Harga Jual: Paham banget sama struktur biaya ini itu penting buat strategi harga. Penjual harus mempertimbangkan biaya ini buat tetep dapet untung dari jualan mereka.
  • Update dan Perubahan: Tokopedia bisa aja ngasih update ke kelompok kategori dan biayanya dari waktu ke waktu. Penjual harus stay informed buat ngelola tokonya dengan efektif.

Dengan bener-bener ngerti struktur biaya administrasi Tokopedia dan kategorisasi produknya, kamu bisa lebih aware dalam mengelola lapakmu, memahami kebijakan platform dan tetap menjaga margin keuntungan.

Oke, sekian info TediEka mengenai cara buka toko di Tokopedia.

Bila ada yang ingin kamu tanyakan, silakan tulis pada kolom komentar.

Slow writer dengan info akurat bagai passing Kuroko Tetsuya. Meski lambat tapi tetep suka dengan tulis menulis. Kalau lagi dapat wangsit biasanya bisa lebih cepet dikit nulisnya ^^

Tinggalkan komentar