Apakah Saldo ATM BCA 0 Akan Terblokir? Yuk Cari Tahu Jawabannya di Sini!

Siapa di antara kamu yang pernah lihat saldo ATM BCA 0 karena jarang menerima transferan atau bahkan gak pernah digunain sama sekali?

Nah, kali ini kita mau bahas tentang saldo ATM BCA yang berkeadaan kosong itu nih. Biar kamu bisa tahu apa konsekuensinya dan langkah apa yang selanjutnya bisa kamu ambil.

Meskipun pihak BCA gak serta-merta melakukan pemblokiran secara sepihak saat rekening bank kita menyentuh angka telur, namun ada beberapa kerugian yang bisa kamu tanggung loh!

Makanya, yuk cari tahu semua informasinya di sini sekaligus cara menanganinya dengan tepat.

Apakah Saldo ATM BCA Bisa 0?

Jika ditanya mentah-mentah seperti ini, maka jawabannya… YA BISA!

Kita bisa meng-nol-kan saldo ATM BCA kita dan akun rekening pun masih akan tetap aktif dalam beberapa waktu.

Tapi sebenarnya kita nggak mau hal itu terjadi, kan?

Memiliki saldo 0 berarti kamu sudah menggunakan semua dana yang ada di rekening, dan bisa jadi ada konsekuensi yang kurang menyenangkan.

Kita bicara soal biaya tambahan dan denda. Pastinya kamu nggak mau menghadapi hal itu, kan?!

Bahkan jika saldo kamu jatuh di bawah persyaratan saldo minimum atau jika masih ada transaksi tertunda atau kewajiban yang harus dibayar, BCA bisa saja mengenakan biaya tambahan buat kamu.

Dan, hey, kamu juga bisa kehilangan beberapa keuntungan keren yang disediakan oleh pihak BCA, seperti suku bunga, cashback, reward, dan hal-hal keren lainnya.

Jadi, untuk tetap aman, sebaiknya kita selalu menjaga saldo yang cukup di rekening BCA kita.

Perhatikan transaksi kamu dan gunakan layanan perbankan online atau mobile banking dari BCA agar tetap terupdate.

Saldo ATM BCA 0 Apakah Akan Terblokir?

Lagi-lagi jawabannya.. YA!

Bahkan BCA bisa aja nutup rekening kamu secara sepihak loh!

Tapi sekali lagi, mereka gak bakal langsung nutup gitu aja, karena mereka biasanya ngasih beberapa waktu buat kamu aktifin lagi sebelum akhirnya diblokir secara paksa – jika tetap dibiarkan berlarut-larut.

Pada saat rekening kamu menyentuh 0 dan dibiarkan, maka status tabungan kita akan memasuki Dormant.

Ini mirip seperti ketika kartu SIM kamu gak diisi pulsa dan masa aktifnya sudah habis, maka akan memasuki Masa Tenggang.

Nah, di dalam dunia perbankan, Masa Tenggang itu tuh sama dengan Status Dormant.

Sekalipun rekening dan kartu ATM kita masih aktif, tetapi ada banyak batasan yang bisa mengganggu proses transaksi kita berjalan lancar.

Makanya, sekali akun kamu masuk ke dalam status Dormant, maka kamu mesti mengaktifkannya lagi untuk kemudian diisi minimal saldo yang dibutuhkan oleh masing-masing tipe rekening yang kamu miliki.

Untuk mengetahui cara mengaktifkan kembali rekening BCA yang sudah memasuki status dormant, bisa terus baca artikel ini sampai akhir ya!

Masa Aktif ATM BCA Tanpa Saldo

Ternyata, rekening BCA bisa jadi nggak aktif kalau udah nggak ada aktivitas perbankan, baik itu transaksi debit maupun kredit, selama 6 bulan berturut-turut.

Artinya, kamu nggak bakal bisa melakukan banyak transaksi perbankan, seperti transfer, penarikan, setoran, dan sebagainya.

Selain itu, kamu juga akan kena biaya rekening nggak aktif per bulan sesuai dengan jenis rekening yang kamu punya.

Kalau kamu mau mengaktifkan kembali rekening yang udah nggak aktif, kamu perlu datang ke cabang BCA terdekat dan bawa buku tabungan BCA, kartu Paspor BCA (ATM), dan KTP asli pemegang rekening.

Kamu juga perlu melakukan transaksi debit minimal sekali di cabang BCA terdekat.

Rekening akan diaktifkan dalam waktu 1×24 jam dan bisa digunakan seperti biasa.

Jadi, penting banget nih buat tetap aktifin rekening kamu dengan melakukan transaksi perbankan secara reguler.

Jangan biarkan rekening kamu tidur terus dan kena biaya rekening nggak aktif.

Yuk, jaga keuangan kita dengan baik supaya tetap aktif dan siap digunakan kapan pun kita butuh!

Cara Mengetahui Apakah Rekening BCA Masih Aktif atau Tidak?

Pertama, cara yang paling mudah adalah kontak customer service BCA di nomor 1500888 atau lewat aplikasi HaloBCA.

Kamu tinggal tanya ke petugasnya tentang status rekening BCA kamu dengan menyebutkan nomor rekening.

Petugas akan memberi tahu kamu tentang status rekening kamu.

Selain itu, kamu juga bisa cek status rekening kamu lewat mobile dan internet banking.

Kamu bisa akses mobile banking lewat aplikasi BCA mobile atau internet banking lewat KlikBCA atau myBCA.

Kamu bisa cek saldo, mutasi rekening, transfer dana, dan bayar tagihan dengan lebih mudah lewat kanal-kandal ini.

Nah, kalau rekening kamu dalam kondisi tidak aktif atau dorman, itu artinya nggak ada aktivitas perbankan, baik itu transaksi debet maupun kredit, selama 6 bulan berturut-turut.

Jadi, kalau penasaran tentang status rekening BCA kamu, bisa langsung kontak customer service atau cek lewat BCA Mobile dan internet banking.

Jangan lupa untuk tetap aktifin rekening kita dan melakukan transaksi secara reguler agar nggak mengalami kondisi dorman yang bisa ngerugiin diri sendiri.

Yuk, terus jaga keuangan kita dengan baik dan tetap ceria dalam melakukan transaksi perbankan.

Kekurangan dan Resiko Saat Akun Mengalami Dormant

Seperti yang udah aku sebutin di atas bahwa pada saat rekening bank BCA kita memasuki status dormant, maka bakal ada beberapa kerugian atau kekurangan yang mesti kita tanggun loh!

Adapun beberapa kekurangan yang perlu kita perhatikan adalah sebagai berikut:

Rekening Bank Gak Bisa Digunain

Kita nggak bisa melakukan banyak transaksi perbankan menggunakan akun dorman kita, seperti transfer, penarikan, setoran, dan sebagainya.

Kita cuma bisa menggunakan BCA e-Channels, seperti myBCA, BCA mobile, KlikBCA, dan ATM BCA.

Intinya sih cuman buat ngecek aja, sekaligus pihak BCA ingin ngasih kamu akses buat kembali aktifin rekening yang tengah dalam status dormant tersebut.

Transaksi Harian Terhambat

Batas transaksi harian kita akan disesuaikan dengan jenis kartu ATM BCA yang kita punya.

Kalau kita mau melebihi batas transaksi, kita perlu datang ke bank dan minta izin dari Bank Supervisor.

Kena Denda yang Gak Sedikit

Kita bisa kena biaya rekening dorman per bulan sesuai dengan jenis rekening yang kita punya.

Misalnya, untuk TabunganKu, biayanya Rp 2.000/bulan, dan untuk Simpanan Pelajar, biayanya Rp 1.000/bulan.

Beberapa jenis rekening atau tabungan mungkin punya denda yang lebih besar.

Gak Bisa Nerima Transferan Dari Orang Lain

Ini yang bahaya!

Bayangkan jika misalnya tiba-tiba ada kenalan lama yang kirimin kamu uang jajan, atau mantan bos yang tiba-tiba ngirim duit THR yang dulu belum sempat dibayarkan!

Nah, pada saat rekening kita masuk ke dalam status dormant, si uang itu tuh gak bakal bisa sampai ke rekening kita sampai berhasil kita aktifin lagi.

Jika sepuluh atau dua puluh ribu sih gak masalah… tapi jika uangnya jutaan kan bisa ribet juga!

Makanya, mending hindarin status dormant tersebut biar kamu gak merugi ya!

Terutama jika kamu masih aktif dalam melakukan transaksi perbankan dengan beberapa pihak tertentu.

Gak Bisa Dapat Keuntungan yang Ditawarkan BCA

Kita mungkin kehilangan beberapa keuntungan dan fitur dari akun kita, seperti suku bunga, cashback, rewards, dan sebagainya.

Jadi, penting banget nih buat tetap aktifin akun kita agar nggak mengalami dorman.

Kita nggak mau kan kehilangan kemudahan dan fitur-fitur keren dari akun kita?

Yuk, jaga terus aktivitas perbankan kita dan hindari rekening dorman.

Selalu ingat untuk menggunakan BCA e-Channels dan bertransaksi secara reguler.

Nasib Uang Saat Dikirim ke Rekening Dormant

Lalu pertanyannya…

Jika uang yang ditransfer ke rekening kita gak bisa digunain pada saat sedang status dormant, nasib duitnya gimana ya?

Jadi begini, ketika seseorang mentransfer uang ke rekening BCA kamu yang dalam kondisi dorman, uangnya akan masuk ke rekening kamu, tapi sayangnya kamu nggak bisa mengaksesnya sampai kamu mengaktifkan kembali rekening kamu.

Walaupun uangnya udah ada di rekening, kamu tetap nggak bisa menggunakannya.

Mungkin kamu juga akan dikenakan biaya atau denda karena punya rekening yang dalam kondisi dorman.

Jadi, selain nggak bisa pakai uang yang dikirim, kamu mungkin juga harus bayar biaya tambahan.

Nah, kan nggak asyik kalau uangnya ada tapi nggak bisa dipake dan kamu kena biaya tambahan, kan?

Jadi, penting banget untuk tetap aktifin rekening kita dan melakukan transaksi secara reguler agar nggak mengalami kondisi dorman.

Dengan begitu, kita bisa terhindar dari masalah seperti ini dan bisa menggunakan uang yang masuk ke rekening dengan bebas.

Yuk, jaga terus rekening kita agar tetap aktif dan nikmati semua kemudahan transaksi perbankan yang ada.

Ingat, kita harus cerdas dalam mengelola keuangan kita supaya nggak ada uang yang terjebak di rekening yang dorman.

Nah, adapun caranya sudah aku tulis di bawah ya!

Cara Mengaktifkan Kembali Rekening BCA Status Dormant

Penasaran gimana cara mengaktifkan kembali rekening BCA yang dalam kondisi dorman?

Langsung aja yuk, simak langkah-langkahnya!

  1. Kunjungi cabang BCA terdekat. Jangan lupa bawa buku tabungan BCA, kartu Paspor BCA (ATM), dan KTP asli pemilik rekening. Ingat, jangan lupa bawa semuanya ya!
  2. Lakukan transaksi debet di cabang BCA. Setelah sampai di cabang BCA, lakukan satu transaksi debet minimal sekali di cabang tersebut. Bisa beli cemilan atau minuman segar, atau mungkin sekamu belanja kebutuhan lainnya. Asalkan ada transaksi debet, kamu udah selangkah untuk kembali ngaktifin rekening kamu, nih!
  3. Tunggu aktivasi rekening. Setelah melakukan transaksi debet, rekening kamu akan diaktifkan dalam waktu 1×24 jam. Jadi, jangan khawatir, tunggu saja sebentar. Setelah itu, rekeningmu bisa digunakan seperti biasa, lho!

Jadi, itu dia langkah-langkah simpel untuk mengaktifkan kembali rekening BCA yang dalam kondisi dorman.

Selanjutnya, pastikan kamu jaga terus keaktifan rekeningmu dan nikmati kemudahan bertransaksi dengan BCA.

Minimal Sisa Uang di ATM BCA

Agar rekening kamu tetap aktif selama yang ia bisa, maka kamu mesti nyimpen duit di tabungan seminimal yang dibutuhkan.

Ingat, masing-masing jenis rekening bank punya minimal sisa uang yang mesti diendapkan di sana.

Biar kamu gak kaget dan tahu berapa saldo minimum yang harus kamu simpan agar rekeningmu tetap aktif dan nggak masuk ke kondisi dormant.

Yuk, simak informasinya!

Saldo Minimum Tabungan Valas Berdasarkan Jenis Mata Uang

  • Rupiah (IDR): Rp10.000.000
  • United States Dollar (USD): US$1.000
  • Singapore Dollar (SGD): SG$2.000
  • Hong Kong Dollar (HKD): HK$8.000
  • Euro (EUR): EU€1.000
  • British Poundsterling (GBP): GBP£1.000
  • Australian Dollar (AUD): AU$2.000
  • Japanese Yen (JPY): JP¥150.000
  • Chinese Renminbi (RMB): RMB¥7.000

Saldo Minimum Berdasarkan Jenis Tabungan

  • TabunganKu: –
  • Simpanan Pelajar: –
  • Virtual Account*: –

*Virtual Account adalah rekening khusus yang diberikan kepada pelanggan mitra perusahaan untuk digunakan sebagai pembayaran tagihan kepada pelanggan mereka.

Saldo Minimum untuk Tahapan BCA, Tahapan Xpresi, dan Tapres BCA

  • Tahapan BCA: 50.000
  • Tahapan Xpresi: 50.000
  • Tapres BCA: Rp50.000

Jadi, sekarang kamu udah tahu, kan, berapa saldo minimum yang harus kamu jaga agar rekening BCA-mu tetap aktif.

Penting banget untuk nggak sampai saldo kita di ATM BCA nyaris habis, ya!

Jadi, pastikan kamu selalu cek saldo dan transaksimu secara berkala biar tetap on track!

Untuk lebih jelasnya, silahkan baca artikel kita tentang minimal saldo BCA untuk semua jenis rekening ya!

Tips Agar Saldo ATM BCA Tidak 0

Terakhir, aku punya beberapa tips seru nih biar saldo ATM BCA kamu nggak sampe 0. Biar tabungan kita gak kembali masuk ke status dormant!

Beberapa tipsnya adalah sebagai berikut:

Cek Rekening secara Rutin

Penting banget, nih, buat kamu cek rekening secara rutin.

Gunakan layanan online atau mobile banking dari BCA buat cek saldo, mutasi rekening, transfer dana, dan bayar tagihan dengan mudah.

Kalau ada pertanyaan tentang status rekening, kamu juga bisa langsung hubungi customer service BCA di 1500888 atau lewat aplikasi HaloBCA.

Jaga Saldo Minimal

Sesuai dengan jenis rekening yang kamu miliki, pastikan kamu selalu jaga saldo minimal di rekeningmu.

Ini supaya kamu nggak kena biaya tambahan atau denda.

Misalnya, untuk Tahapan BCA, saldo minimalnya adalah Rp500.000 saat membuka rekening, Rp50.000 untuk setoran selanjutnya, dan Rp100.000 untuk saldo rata-rata per bulan.

Untuk Tahapan Xpresi, saldo minimalnya adalah Rp50.000 untuk membuka rekening dan setoran selanjutnya.

Sedangkan untuk Tapres BCA, saldo minimalnya adalah Rp10.000.000 untuk membuka rekening dan setoran selanjutnya.

Hindari Transaksi yang Tidak Perlu

Usahakan hindari transaksi-transaksi yang nggak perlu yang bisa mengurangi saldo kamu.

Misalnya, batasi penarikan tunai, transfer antar bank, atau pembayaran tagihan yang mungkin memerlukan biaya tambahan.

Kamu bisa cek biaya dan batasan untuk transaksi-transaksi tertentu di website BCA.

Lakukan Setoran Rutin

Selalu lakukan setoran rutin ke rekeningmu.

Kamu bisa melakukan setoran tunai di cabang BCA atau melalui ATM BCA Cash Deposit.

Kamu juga bisa menggunakan metode lain seperti transfer dari bank lain atau dompet digital.

Kesimpulan

Intinya sih, saldo 0 itu emang masih mungkin terjadi dan rekening kamu gak bakal langsung ditutup sama pihak BCA.

Tapi ini menjadi situasi yang mesti kamu hindarin sebisa mungkin karena pada akhirnya kamu sendiri yang bakal rugi.

Kecuali jika kamu emang berniat buat nutup rekening tersebut dan gak bakal kamu gunain lain.

Tapi ingat, sekalinya kamu tutup tabungan tersebut, pastikan gak ada orang yang transfer lagi ke nomor rekening bersangkutan ya!

Nantinya kan uangnya jadi ngendap dan bahkan bisa terkena potongan otomatis akibat denda dan berbagai macam administrasi yang mestinya kamu hindarin secara total.

Halo, Saya Subaru. Saya seorang penulis konten berpengalaman dan pakar Digital Marketing, dengan rekam jejak yang terbukti dalam menulis konten yang menarik dan informatif. Sebagian besar keahlian saya berada di dunia tulis menulis, blogging, investasi, dan trading. Semoga tulisan saya membantu meningkatkan nilai di bidang yang kamu minati.

Tinggalkan komentar