Bagaimana cara menulis CV (curriculum vitae) lamaran kerja yang benar?

Sebelum melangkah ke cara menulis CV yang baik dan benar, mungkin ada yang masih bingung dengan istilah C dan V tersebut. Baiklah,, CV adalah singkatan dari curriculum vitae/resume yaitu berupa gambaran secara ringkas tentang diri anda. CV adalah hal pertama yng dilihat perusahaan ketika kita melamar pekerjaan atau beasiswa.

Tentunya hal pertama ini harus berkesan menarik dan menjual. Kamu harus ingat bahwa di meja HRD ada ratusan bahkan ribuan tumpukan CV yang sama. Artinya kamu sedang bersaing dengan ribuan pelamar pekerjaan yang sama.

BACA JUGA :

Selain itu CV merupakan syarat awal sebelum tes wawancara. Apabila dilangkah awal sudah gagal, yakin saja kamu tidak akan terpanggil melakukan tes wawancara. Namun yang menjadi masalah adalah apa yang dilihat Si HRD dari CV kita sehingga kita akan terpilih? Apakah harus menarik?

HRD akan memperhatikan kelengkapan isi CV yang kamu ajukan. Jangan membeli CV yang dijual di toko lalu kamu isi. Buatlah CV sendiri dan hindari penggunaan gambar animasi yang tidak perlu kecuali kalau kamu melamar di bidang industry kreatif.

Lalu bagaimana itu CV yang menarik?? Apa-apa saja yang harus dalam CV?

Bagi beberapa orang pemula mungkin kebingungan dalam menulis sebuah CV. Mereka masih belum terbiasa membuatnya sehingga belum jelas hal-hal apa saja yang seharusnya ada dalam sebuah CV.

Berikut beberapa hal yang harus ada dalam CV kamu:

  1. Contact detail : Seperti nama lengkap, alamat, nomor telepon, dan alamat email.
  2. Personal detail : Photo, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin dan status
  3. Education : Buat daftar semua riwayat pendidikan sebelumnya (letakkan pendidikan tertinggi di paling atas). Termasuk juga kualifikasi profesional lainnya.
  4. Referees : Orang-orang yang dapat memberikan komentar positif pada pekerjaan atau pengalaman sebelumnya.
  5. Skills : misalnya kemampuan untuk bekerja dalam tim, mengelola orang atau keterampilan IT tertentu.
  6. Achievement : Dapat berupa beasiswa, pertukaran pelajar, dan lomba paper.
  7. Working experience and organization activities : Tambahkan kegitan terbaru atau aktifitas yang relevan seperti magang.
  8. Courses/training/seminar : Tambahkan kegiatan kursus/pelatihan/seminar yang kamu ikuti dan relevan dengan pekerjaan yang sedang dilamar.
  9. Others : Misal time availability to start work. Apabila kamu sedang kuliah dan ingin mulai bekerja setelah lulus.

Cara menulis cv yang baik dan benar

Berikut gambaran contoh CV yang baik dan benar:

Contoh cv yang baik dan benar

Format cv di atas hanyalah contoh saja, kamu bebas mengubah layout dan susunannya. Contohnya seperti cv yang saya buat ini. Saya mengubah susunannya sedemikian rupa supaya terlihat sesuai.

Contoh CV lamaran kerja yang baik

Berdasarkan dua contoh cv di atas saya yakin kamu sudah punya gambaran mengenai bagaimana cara menulis cv yang baik dan benar. Jika kamu ingin buat cv yang baik, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Cara menulis tentang saya di cv

Di dalam cv seorang profesional biasanya ada ringkasan yang menjelaskan tentang profil singkat diri mereka. Ringkasan ini bisa berupa proyek yang sudah dikerjakan, keahlian, ataupun bisa juga berupa keunggulan yang membedakan kamu dari orang lain.

Tidak ada aturan baku apa yang harus kamu tulis disini, yang jelas tulis secara ringkas apa yang menurut kamu penting untuk diketahui HRD dari dirimu. Karena ini merupakan hal penting, maka biasa orang meletakkan bagian ini di paling atas pada bagian CV.

2. Tulis personal information singkat saja

Informasi personal yang saya maskud disini adalah seputar data diri. Dalam cv informasi personal yang wajib dicantumkan adalah nama, alamat, kontak email atau no hp (tidak saya sarankan jika cv nya diupload ke publik karena jadi sasaran orang spam pinjaman online, penipuan dll).

Kemudian bagaimana dengan data tanggal lahir, jenis kelamin, status dan agama? Sekali lagi sesuaikan dengan peruntukan cvnya. Contoh seperti jenis kelamin, saya rasa jika kamu menggunakan photo dalam cv itu tidak perlu dituliskan lagi. Kemudian untuk status, tanggal lahir dan agama hal itu sesuaikan dengan lowongan pekerjaan yang dilamar.

Jika pekerjaan mempersyaratkan agama dan umur maka tuliskan, jika tidak maka tidak usah.

3. Cara menulis kemampuan di cv

Tulis kemampuan yang berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar. Kemampuan bisa berupa skill yang didapatkan dari pelatihan, skill yang sudah dikuasi saat ini dll. Tulis secara urut dari tahun terbaru hingga ke yang paling lama.

Bagaimana dengan sertifikat di cv? Apakah harus kita cantumkan? Cukup cantumkan keahlian yang kamu dapat dari sertifikat tersebut. Jika ada lebih dari satu sertifikat untuk keahlian yang sama, silahkan lampirkan di portofolio jika memang itu penting.

4. Cara menulis pengalaman di cv

Pengalaman yang ditulis bisa berupa pengalaman kerja, pengalaman magang, pkl atau pengalaman lainnya. Bagi seorang fresgraduate bisa menuliskan pengalaman magang, penelitian atau projek yang pernah dijalani. Jangan lupa untuk mengurutkannya berdasarkan tahun terbaru.

Tapi ingat, hanya tuliskan pengalaman yang relevan jika pekerjaan yang kamu lamar spesifik. Jika masih minim pengalaman, kamu bisa menuliskan pengalaman tambahan asal ada kaitannya meskipun tidak secara langsung.

5. Cara menulis pendidikan di cv

Tulis pendidikan terakhir baik formal maupun nonformal yang pernah diikuti. Pada contoh cv di atas, saya hanya melampirkan pendidikan terakhir saya. Karena biasanya si HRD hanya ingin melihat apa pendidikan terakhir si pelamar. Apakah sesuai atau tidak dengan kebutuhan perusahaan.

Namun jika memang perusahaan mengharuskan untuk menuliskan semua jenjang pendidikan, maka silahkan tulis. Kasus lain juga berlaku misal pendidikan terakhir kamu adalah S2. Maka kamu bisa tulis pendidikan S1 dan S2 sekaligus.

6. Cara menulis pengalaman organisasi di cv

Tuliskan pengalaman organisasi di bawah jenjang pendidikan. Sama seperti sebelumnya silahkan urut berdasarkan yang terbaru hingga ke yang terakhir. Kamu juga bisa menuliskan detail jabatan dan tanggung jawab yang pernah dikerjakan.

7. Menuliskan prestasi

Jika kamu mempunyai sederet prestasi yang membanggakan jangan lupa untuk mencantumkannya di cv. Akan lebih bagus jika jika prestasi tersebut masih berkaitan dengan pekerjaan yng dilamar.

8. Cara menulis referensi di cv

Akan lebih baik jika pengalaman yang kamu kerjakan mempunyai orang yang bisa dijadikan referensi. Semakin banyak referensi tentu akan semakin bagus. Itu artinya kamu benar-benar diakui oleh orang lain, tidak hanya berdasarkan klaim diri sendiri.

Bagaimana dengan menuliskan kelebihan dan kekurangan di cv? Jujur saya sendiri tidak pernah melihat cv seseorang menuliskan ini. Terlebih lagi seorang profesional. Sebenarnya si HRD juga akan tetap tahu apa kelebihan kita setelah melihat kemampuan dan pengalaman yang kita miliki. Jadi kita tidak perlu menuliskannya secara tersurat.

Kesalahan dalam penulisan CV

1. Personal data tidak lengkap

Pastikan kamu menyediakan informasi personal yang lengkap dari alamat, nomor telpon, atau email supaya lebih mudah dihubungi. Penting: Gunakan email dengan nama kamu jangan email yang aneh seperti sipitungcoker288@gmail.com.

Hal itu terkesan sepele namun menurut pengakuan HRD sendiri itu akan menjadi perhatian yang serius bagi perusahaan.

2. Hindari penggunaan animasi yang tidak perlu

Untuk lebih amannya gunakan template yang formal. Hal yang paling penting adalah informasi yang ditulis di cv jelas, rapi dan padat.

3. Menulis CV sesuai urutan waktu tidak dalam bentuk cerita

Si HRD tidak mempunyai waktu untuk membaca karangan cerita dalam CV yang bertele-tele. Hanya kamu saja yang mungkin akan membacanya sampai habis. Perusahaan hanya ingin tahu pengalaman kerja kamu selama beberapa tahun terakhir. Cantumkan hanya pengalaman dan skill yang berkaitan dengan pekerjaan yang dilamar.

Karena apabila kamu tetap mencantumkan skill yag tidak ada hubungannya itu tidak berguna. hanya akan memunculkan kesan negatif terhadap dirimu. Bahwa kamu tidak profesional.

4. Buat CV yang mudah di baca

Jangan buat CV hingga berlembar-lembar hanya karena ingin menjelaskan semuanya secara lengkap. Hindari juga menggunakan tulisan indah, dan warna yang ekstrim. Buatlah semuanya menjadi mudah dibaca namun berisi informasi yang lengkap.

Tambahan: Apabila kamu mempunyai kemampuan bahas inggris yang baik, tulislah CV dalam bahasa inggris karena sekarang jamannya MEA. Semakin banyak keahlian semakin besar kesempatan.

Artikel cara menulis CV untuk lamaran kerja ini saya tulis berdasarkan materi dari Mrs. Vini HR Business partner at Total E&P pada event career talk di Gedung Penelitian Ilmiah Universitas Hasanuddin dan sedikit pengalaman saya sebagai pencari kerja. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar