Tips Penting Memilih Perguruan Tinggi Swasta yang Baik

Banyak lulusan SMA/SMK dan sederajat yang masih bingung tentang cara atau tips memilih perguruan tinggi tempat kuliahnya. Terlebih lagi jika mereka ingin mengambil kuliah di PTS (perguruan tinggi swasta). Hal ini disebabkan karena menjamurnya perguruan tinggi swasta di setiap kota dan juga berita perihal banyaknya penutupan PTS oleh DIKTI.

Berdasarkan kondisi yang sering dijumpai di masyarakat, banyak orang memilih kuliah di perguruan tinggi swasta penyebabnya adalah karena tidak lulus masuk di universitas negeri. Sehingga jalan alternatifnya adalah masuk ke PTS karena proses masuknya sedikit lebih mudah. Meskipun kita semua tahu jika PTS tersebut berkualitas, pasti proses masuknya juga tidak akan mudah.

Kenapa kita harus memilih perguruan tinggi swasta yang baik?

Seperti yang saya katakan sebelumnya, bahwa perguruan tinggi swasta sangat banyak di era sekarang ini. Kita harus pertimbangkan banyak hal supaya tidak salah pilih. Jangan sampai kita merasa tertipu dan menyesal karena universitas tersebut bermasalah atau tidak sesuai dengan harapan.

Sebelumnya saya juga telah menulis artikel tentang cara memilih dan menilai kualitas sebuah perguruan tinggi. Dengan membaca artikel tersebut, saya yakin kamu akan paham bagimana tips untuk memilih sebuah perguruan tinggi negeri maupun swasta. Namun pada artikel ini saya akan jelaskan lebih detail lagi tentang perguruan tinggi swasta.

Tips memilih perguruan tinggi swasta yang baik

Faktor yang paling penting ada dua yaitu pertama pastikan pilih PTS yang memenuhi standar nasional perguruan tinggi. Kemudian yang kedua mencari data faktual sebelum menentukan dan memilih perguruan tingginya.

#1 Pastikan pilih PTS yang memenuhi standar nasional sebuah perguruan tinggi.

Standar yang seperti apa?

Perguruan tinggi yang memenuhi standar itu adalah:

  1. Punya akreditasi program studi dan perguruan tinggi.
  2. Punya kurikulum yang sesuai dengan standar nasional DIKTI.
  3. Tiap program studi minimal punya 6 dosen berijazah terendah S2 dan ber-NIDN (nomor induk dosen nasional).
  4. Tiap program studi setidaknya punya dua tenaga pendidikan (non-dosen) dan satu petugas perpustakaan.
  5. Punya lahan kampus minimal 10000 m^2 untuk universitas, 8000 m^2 untuk institut, dan 5000 untuk sekolah tinggi/politeknik/akademi.
  6. Ruang kuliah 0.5 m^2 per mahasiswa, ruang dosen tetap minimal 4 m^2 per orang.
  7. Ruang perpustakaan minimal 200 m^2.
  8. Ruang lab, komputer, sarana praktikum dll.

Silahkan simak video berikut ini untuk lebih lengkapnya:

#2 Mencari informasi atau data faktual sebelum menentukan dan memilih perguran tinggi swasta

Setelah tahu kriteria perguruan tinggi yang memenuhi standar nasional, selanjutnya adalah mencari data faktualnya. Berikut penjelasan lengkap tentang informasi apa saja yang perlu kamu pertimbangkan dalam memilih perguruan tinggi swasta yang baik.

1. Pastikan terdaftar di kemenristekdikti

Hal pertama yang kita lakukan adalah mencari tahu legalitas perguruan tinggi swasta tersebut. Apakah instansi tersebut sudah terdaftar resmi di dikti? Jika belum jangan coba-coba untuk kuliah disana, meskipun dengan iming-iming yang menggiurkan. Karena jika instansi tersebut tidak diakui oleh dikti, maka ijazah dan pendidikan yang kamu ambil juga tidak akan diakui dimanapun.

Cara mengeceknya mudah, silahkan menuju ke halaman ristekdikti. Kemudian pilih wilayah, ketikkan nama kampusnya, masukkan capthca dan klik cari perguruan tinggi. Setelah keluar hasilnya lihat pada bagian status. Pastikan status perguruan tinggi swasta tersebut adalah aktif bukan pembinaan atau tutup. Contohnya seperti gambar berikut:

status perguruan tinggi

2. Akreditasi program studi dan perguruan tinggi.

Akreditasi adalah suatu bentuk pengakuan pemerintah terhadap suatu lembaga pendidikan negeri dan swasta. Tingkatan akreditasi bervariasi mulai dari yang tertinggi yaitu A, kemudian B, C dan terakhir tidak terakreditasi.

Apa pentingnya sebuah akreditasi baik program studi maupun kampus?

Akreditasi diibaratkan sebagai standar mutu sebuah perguruan tinggi atau program studi. Jika terakreditasi A, itu artinya program studi atau kampus tersebut kualitasnya sudah terjamin. Baik dari segi fasilitas, tenaga pengajar, mutu lulusan dan lainnya.

Cara mengecek akreditasi yaitu dengan mengunjungi website BAN PT. Hindari mencari akreditasi dengan mengetikkan keyword di google. Karena banyak data akreditasi yang disajikan oleh beberapa website sudah kadaluarsa. Silahkan kunjungi (https://www.banpt.or.id/direktori/institusi/pencarian_institusi.php) untuk cek akreditasi perguruan tinggi, sedangkan untuk program studi di (https://www.banpt.or.id/direktori/prodi/pencarian_prodi.php).

3. Fasilitas dan biaya kuliah

Salah satu kelemahan yang dikeluhkan oleh masyarakat tentang perguruan tinggi swasta adalah biaya kuliahnya yang mahal. Memang jika dibandingkan dengan perguruan tinggi negeri, swasta pasti lebih mahal. Karena instansi tersebut tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah untuk biaya operasional.

Biasanya ada banyak jenis biaya kuliah yang harus dibayarkan selama satu semester jika sistem pembayarannya tidak menggunakan UKT (urang kuliah tunggal). Baik itu uang pangkal, uang pendaftaran, uang bangunan, uang semester dll. Pastikan kamu sudah mencari tahu semua biaya tersebut dengan jelas.

4. Kualitas tenaga pengajar/dosen

Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah tenaga pengajar atau dosennya. Sebuah program studi yang baik setidaknya memiliki 6 dosen tetap dengan pendidikan terendah S2. Kemudian rasio maksimal dosen terhadap mahasiswa adalah 1:30 untuk eksakta dan 1:45 untuk noneksakta. Untuk mengeceknya silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Silahkan cari universitasnya seperti pada gambar di atas (lihat bagian 1).
  • Kemudian silahkan klik Universitas yang akan kamu lihat prodinya.
  • Setelah prodinya tampil, klik prodi yang ingin kamu cek dosennya.

Maka hasilnya akan seperti ini:

cara cek dosen program studi tertentu

5. Alumni/Tokoh penting

Ini bukan faktor utama namun penting. Karena setiap kampus yang berkualitas pasti mempunyai tokoh atau alumni yang sudah sukses dan terkenal. Coba riset di google dengan kata kunci alumni penting (nama kampus). Setidaknya ini menjadi gambaran bahwa kampus tersebut mampu mencetak lulusan yang luar biasa.

5. Rekomendasi dari orang lain

Rekomendasi dari orang lain menjadi informasi tambahan yang bagus sebelum memilih perguruan tinggi swasta tertentu. Cara satu-saatunya untuk mendapatkan informasi yang faktual adalah dengan menanyakan ke orang yang pernah kuliah atau tinggal di tempat universitas tersebut berada.

Tapi ingat, kampus yang baik hanyalah tempat untuk menuntut ilmu. Sedangkan sukses tidaknya diri kita ditentukan oleh usaha dan kerja keras masing-masing orang. Meskipun tempatnya bagus, jika kamu malas ya tetap saja tidak akan berhasil. Setidaknya dengan mencari tempat kuliah yang bagus, akan membuat kebiasaanmu berubah dan mengikuti kebiasaan orang-orang baik di kampus yang baik tersebut.

Selain itu jangan minder jika kamu kuliah di perguruan tinggi swasta. Karena swasta dan negeri semuanya punya kelebihan masing-masing. Coba baca ini peluang kerja antara universitas swasta dan negeri. Sekian artikel tips memilih perguruan tinggi swasta semoga bermanfaat.

Orang Geofisika yang sangat tertarik dengan teknologi, mapping, dan blogger. Mempunyai niat pengen selalu berbagi dengan tulisan tapi gak jadi-jadi. Oleh karena itu, saya berusaha semaksimal mungkin untuk menyajikan artikel-artikel yang bermanfaat dan berkualitas tinggi.

Tinggalkan komentar